Infrastruktur Meningkat, Layanan Publik Makin Mudah Bupati Ela Siti Nuryamah Paparkan Langsung Capaian Kinerja Pembangunan Lampung Timur 2025

Lampung Timur (KOMDIGI LAMTIM) - Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menutup Tahun 2025 dengan capaian pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Berbagai program prioritas, mulai dari infrastruktur, kesehatan, pendidikan, hingga digitalisasi layanan publik, menunjukkan hasil nyata dan berkelanjutan.

Capaian tersebut dipaparkan langsung oleh Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, dalam kegiatan Pemaparan Kinerja Pembangunan Daerah Tahun 2025 yang berlangsung di Aula Bappeda Sukadana, Rabu (31/12/2025). Kegiatan ini mengusung tema “Akselerasi Pembangunan Infrastruktur dan Pelayanan Publik Berkelanjutan Menuju Lampung Timur Makmur Lestari.”

Kegiatan ini dihadiri Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah dan Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi, Sekretaris Daerah Rustam Effendi, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta perwakilan insan pers dan media di Kabupaten Lampung Timur.

Dalam pemaparannya, Bupati Ela menyampaikan bahwa indikator makro daerah menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi Lampung Timur tahun 2025 mencapai 5,12 persen, disertai peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 70,84. Pada saat yang sama, angka kemiskinan berhasil ditekan hingga 12,9 persen.

“Capaian ini menunjukkan bahwa program pembangunan yang kita jalankan semakin tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Bupati.

Bupati Ela juga menjelaskan, sepanjang 2025 Pemkab Lampung Timur telah membangun dan merehabilitasi 120,6 kilometer jalan kabupaten, sehingga tingkat kemantapan jalan meningkat menjadi 78,4 persen. Selain itu, pembangunan dan rehabilitasi 18 unit jembatan turut memperlancar konektivitas antarwilayah, khususnya bagi masyarakat perdesaan.

Di sektor perumahan, sebanyak 1.250 unit rumah tidak layak huni telah ditingkatkan menjadi rumah layak huni. Program penyediaan air minum dan sanitasi juga menjangkau 4.500 kepala keluarga, meningkatkan kualitas kesehatan dan lingkungan masyarakat.

Dalam bidang kesehatan, cakupan Jaminan Kesehatan Nasional telah mencapai 96 persen dari total penduduk. Upaya percepatan penurunan stunting menunjukkan hasil signifikan, dengan angka stunting turun menjadi 18,2 persen.

Pada sektor pendidikan, Angka Partisipasi Sekolah jenjang SD dan SMP masing-masing mencapai 99,1 persen dan 95,4 persen. Pemerintah daerah juga merehabilitasi 86 ruang kelas serta meningkatkan kompetensi lebih dari 1.200 tenaga pendidik.

Untuk memperkuat ekonomi kerakyatan, Pemkab Lampung Timur membina 3.450 pelaku UMKM dengan nilai fasilitasi permodalan dan pemasaran mencapai Rp27,8 miliar. Di sektor pertanian, produksi padi mencapai lebih dari 420 ribu ton gabah kering panen, menopang ketahanan pangan daerah.

Dalam peningkatan tata kelola pemerintahan, 85 persen layanan publik telah terintegrasi secara digital melalui Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), dengan Indeks SPBE Lampung Timur mencapai 3,42, memudahkan masyarakat mengakses layanan pemerintahan.

Menutup pemaparannya, Bupati Ela Siti Nuryamah menegaskan bahwa seluruh capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh OPD dengan dukungan masyarakat dan insan pers.

“Kami menyadari pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri. Sinergi dengan masyarakat dan media menjadi kunci untuk menghadirkan pembangunan yang transparan, merata, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Kegiatan ini menjadi momentum evaluasi akhir tahun sekaligus penguatan komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Timur untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas demi mewujudkan Lampung Timur yang makmur, maju, dan lestari.

(**).