Wagub Lampung Resmikan Gedung Permanen Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Lampung Timur

Sukadana (Komdigi Lamtim) – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela meresmikan Gedung Sekolah Rakyat Permanen Terintegrasi 1 Kabupaten Lampung Timur sekaligus membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027, Kamis (13/8/2026).

Peresmian yang berlangsung di Gedung Serbaguna (GSG) Sekolah Rakyat Lampung Timur tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen pemerintah menghadirkan akses pendidikan yang merata, berkualitas, dan inklusif bagi seluruh anak.

Kegiatan turut dihadiri Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi, Anggota DPRD Provinsi Lampung Sasa Chalim, jajaran Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah, tenaga pendidik, orang tua atau wali siswa, serta seluruh siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Lampung Timur.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan salah satu instrumen penting pemerintah dalam memberikan kesempatan yang setara kepada setiap anak untuk meraih cita-cita tanpa dibatasi kondisi ekonomi keluarga.

“Setiap anak kita mempunyai kesempatan yang sama, mempunyai hak yang sama dalam mewujudkan mimpi mereka. Dalam bermimpi saja tidak boleh dibatasi,” ujar Jihan.

Menurutnya, peresmian gedung permanen Sekolah Rakyat bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk membuka pintu harapan dan masa depan bagi anak-anak Lampung Timur.

Jihan juga menilai berbagai fasilitas yang tersedia, mulai dari ruang belajar, sarana olahraga hingga asrama, merupakan bagian penting dalam menunjang proses pendidikan sekaligus pengembangan potensi peserta didik.

Ia berharap Sekolah Rakyat mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, sehat jasmani dan rohani, peduli terhadap sesama, serta bangga terhadap nilai-nilai budaya.

“Saya mengajak seluruh pihak memastikan tidak ada anak yang tertinggal dan tidak mendapatkan akses pendidikan. Kesempatan pendidikan yang merata merupakan bagian dari upaya mempersiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045,” kata Jihan.

Sementara itu, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi memberikan motivasi kepada para siswa agar memanfaatkan seluruh fasilitas dan kesempatan pendidikan yang telah diberikan dengan sebaik-baiknya.

“Belajar, belajar, dan belajar. Waktu kalian di sini adalah untuk belajar dan berlatih. Serap ilmu sebanyak-banyaknya,” pesannya.

Kristomei menekankan bahwa perkembangan dunia yang semakin cepat dan penuh ketidakpastian membutuhkan generasi muda yang memiliki ilmu pengetahuan, keterampilan, serta mental yang kuat.

Ia juga berpesan agar para siswa tidak merasa rendah diri dan berani bermimpi setinggi-tingginya.

“Saya juga berasal dari keluarga menengah ke bawah. Dahulu juga berpikir tidak akan bisa apa-apa. Tapi karena mendapat beasiswa, alhamdulillah hari ini saya bisa seperti ini. Jadi, anak-anakku, kalian juga memiliki kesempatan yang sama. Kalian juga bisa,” ujarnya.

Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah mengatakan, kehadiran Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 merupakan wujud nyata perhatian pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang layak dan berkualitas bagi masyarakat.

Menurut Ela, keberadaan Sekolah Rakyat menjadi bukti bahwa negara hadir untuk memastikan setiap anak memperoleh kesempatan yang sama dalam mendapatkan pendidikan, mengembangkan potensi, dan meraih cita-citanya.

“Sekolah Rakyat ini menjadi bukti bahwa negara hadir untuk masyarakat. Pemerintah hadir memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak, mengembangkan potensi dan meraih cita-cita mereka,” ujar Ela.

Ela juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para orang tua yang telah memberikan kepercayaan kepada Sekolah Rakyat Lampung Timur untuk mendidik putra-putri mereka.

“Terima kasih kepada orang tua. Saya berharap seluruh siswa dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan belajar sungguh-sungguh serta mengikuti seluruh proses pendidikan dengan baik,” harapnya.

Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Lampung Timur Winarsih menjelaskan bahwa penyelenggaraan Sekolah Rakyat tidak hanya berorientasi pada pembelajaran akademik, tetapi juga mencakup pembinaan karakter, kegiatan kesiswaan, pengembangan minat dan bakat, serta pelayanan dan pendampingan peserta didik.

Setelah sebelumnya menjalankan kegiatan pendidikan melalui tahap sekolah rintisan, Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Lampung Timur kini menempati gedung permanen dengan dukungan kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, tenaga kependidikan bantuan, serta guru tamu.

Hingga Kamis (13/8/2026), jumlah siswa baru yang telah diterima mencapai 257 siswa, terdiri atas 30 siswa SD, 120 siswa SMP, dan 107 siswa SMA. Dari jumlah tersebut, terdapat 141 siswa laki-laki dan 116 siswa perempuan.

Dalam pelaksanaannya, Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Lampung Timur menerapkan pembelajaran akademik terpadu dengan mengedepankan penguatan karakter dan pengembangan potensi siswa.

Program pendidikan meliputi pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler dan ekstrakurikuler, penguatan karakter dan kepemimpinan, literasi dan numerasi, pengembangan bakat, kegiatan kesiswaan, pembinaan keagamaan, serta pendampingan peserta didik.

Dengan hadirnya gedung permanen tersebut, Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Lampung Timur diharapkan terus berkembang menjadi lingkungan pendidikan yang berkualitas, aman, nyaman, disiplin, inklusif dan ramah anak.

Lebih dari sekadar tempat belajar, Sekolah Rakyat diharapkan menjadi ruang tumbuh bagi anak-anak Lampung Timur untuk membangun karakter, mengasah kemampuan, berani bermimpi, dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang mampu memberikan kontribusi terbaik bagi Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

(**).